Luar biasa rasanya menyaksikan bagaimana hidup membuat lompatan-lompatan perubahan mencengangkan yang sebelumnya sedetikpun tak pernah terlintas dalam imajinasi.
Umar bin Khattab tadinya adalah orang nomor satu yang ingin membunuh Nabi Muhammad SAW. Untaian Ayat-ayat suci dalam Surat Thaha-lah yang menggoncang Umar dan berbalik menjadi orang nomor satu yang ingin membela Nabi.
Mungkin tak pernah terpikirkan oleh Nazaruddin bahwa suatu saat nasib akan membawanya menjadi buronan Interpol dan pesakitan KPK.
Selama 30 tahun berkuasa mungkin semalampun Hosni Mubarak tak pernah bermimpi tentang aksi heroik pemuda-pemuda Mesir menuntut pengunduran dirinya.
Saya tak pernah membayangkan bahwa Kawan main kartu saya dulu, sekarang menjadi manusia tangguh yang menginspirasi banyak orang, termasuk saya sendiri.
Hidup memperlakukan saya seperti bocah kecil yang penasaran ketika sedikit demi sedikit Takdir menyingkap lembaran rahasianya. Bocah kecil malang yang takjub dengan dengan Mahakarya rahasia takdir dan selalu bertanya-tanya perubahan macam apa lagi yang tertulis dalam lembaran berikutnya.
Katanya, setiap detik adalah perubahan. Pertanyaannya adalah, perubahan macam apa yang akan terjadi pada detik berikutnya. Positifkah atau negatifkah? Namun bagi saya, Life must go on. Hidup tetap berjalan. Harus berjalan. Jadi, nikmati saja seperti Abang tukang becak berikut:







siip….lah
sip? Surat Ijin Pengerahan? OOT nih mbak nadhim…!