Syauqi Futtaki, demikian Bapak Ibu menamakan pria yang lahir 21 tahun silam ini. Nama yang mengacu pada nama dr. Syauki Futaki, seorang dokter muslim asal Jepang yang juga merangkap sebagai seorang da’i. Segudang harapan tentu disematkan dalam nama besar itu. Harapan yang semakin lama kok terasa semakin jauh dari kenyataan ya?
Sejak kecil biasa dipanggil dengan nama taki. Oleh teman-teman masa kecil, nama itu diplesetkan menjadi takkay.
Saat ini sedang menempuh kuliah tingkat akhir pada sebuah kampus sederhana di tengah-tengah pemukiman elit bintaro.





& Komentar
22 Februari, 2008 pukul 10:12 am
hhmm, lumayan. cuma, theme nya kurang sip. ni masih pake theme dari wordpress ya. mending buat designya sendiri aja. lebih leluasa n lebih bagus.
20 Maret, 2008 pukul 6:55 pm
Hehehe..
Makanya, dikejar dong bung!
Udah tau makin jauh masih aja menjauh…
Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mengikuti spmb lagi. Ambil jurusan kedokteran!
16 Desember, 2008 pukul 5:34 pm
hai takkay…thanx udah mampir…
gw juga mampir neh…
10 Mei, 2009 pukul 5:06 pm
Assalaamu’alaikum…
Brother, ini Mas Salim, yang baru “ketemu” antum di Facebook. Masya Allah, tulisan antum sangat sangat bagus. Kalau boleh saran, mengapa tidak buka akun di Multiply? Kita bisa lebih banyak sharing di sana. Di sana teman-teman STAN juga banyak yang sering nulis. Gak apa-apa kan punya “rumah maya” di dua tempat…
Salam hangat dari Negeri Kanguru yang makin dingin
11 Mei, 2009 pukul 7:43 am
@Mas Salim:
Makasi mas…
Sebenarnya saya udah bikin akun di MP dengan nama yang sama(takkay). Tpi g ada tulisannya mas. Karena emang g diniatkan utk blog. Cuman biar bisa komentarin tulisan temen2 aja. Insya Allah akan saya urus. Tapi 1 ini aja udah g keurus mas, apalagi punya 2…